266.

Akhirnya Johnny dan Ten sampai di sebuah pantai dimana keempat lelaki lainnya sudah menunggu kehadiran Johnny dan Ten.

Jaehyun dan Winwin sudah saling melempar pasir sedangkan Taeyong dan Yuta sedang berbincang sambil melihat kearah dua lelaki itu.

“Nggak enak banget John, gara-gara gue kita malah telat.” Ucap Ten sambil berjalan di sebelah Johnny.

“Gapapa Ten, Yuk?” Ucap Johnny kemudian mengaitkan tangannya dengan tangan milik Ten lalu mengajak Ten berlari kecil menuju teman-temannya itu.

“Nah! Itu dia anaknya yang ditungguin daritadi.” Ucap Winwin menunjuk Johnny dan Ten membuat Jaehyun, Taeyong, dan Yuta menengok kearah yang ditunjuk oleh Winwin.

Johnny melambaikan tangannya dengan tangan yang satu lagi masih berpegangan dengan tangan milik Ten.

Ten tersenyum dan ikut melambaikan tangannya, ia tak banyak kenal banyak orang. Tapi nggak masalah, yang penting disini ada Winwin dan juga Johnny.

“Halo? Ohh ini yang namanya Ten ya?” Sambar Taeyong sesampainya Johnny dan Ten di depan keempat lelaki ini, Ten mengangguk.

Ten menatap wajah Taeyong yang sedang tersenyum manis kearahnya, entah magnet apa tapi Ten ikut tersenyum, bahkan sekarang dirinya langsung melepas tangan Johnny dan memeluk tubuh Taeyong.

Taeyong sempat tersentak, namun lelai itu ikut memeluk tubuh Ten sangat erat.

Keempat lelaki lain hanya saling tatap menatap, mereka bingung.

“Taeyong ya?” Tanya Ten setelah melepas pelukannya lalu menggaruk tengkuknya, ia merasa malu sekarang main peluk orang aja.

Taeyong mengangguk, “Salam kenal ya Ten? Jaehyun sempat cerita tentang lo ke gue beberapa hari lalu. Ternyata bener, lo gemes banget.”

Jaehyun tertawa, “Tuh katanya mau peluk Ten banyak-banyak, sekarang orangnya udah di depan lo.”

Taeyong yang mendengar buru-buru mencubit pinggang Jaehyun, “Berisik Jaehyun.”

Johnny masih berdiri diam, pemandangan ini cukup membuat dirinya bingung, bingung karena yang berusaha PDKT dengan Ten itu siapa sebenarnya.


“Ten, kangen.” Ucap Johnny pada Ten yang sedang duduk di sebelahnya.

Kedua lelaki ini sedang duduk di pasir, memandang kearah hamparan laut luas.

“Tapi gue disebelah lo John.”

“Setiap liat pantai, saya selalu kangen kamu, kenapa ya. Rasanya saya mau peluk kamu, saya ngga mau kamu pergi atau menghilang dari hadapan saya.” Johnny mengutarakan pikirannya pada Ten sambil memainkan pasir-pasir kecil yang berada di sekitar kakinya itu.

Ten menghadapkan dirinya kearah Johnny yang sedang menunduk itu, “John, lo kenapa deh? Jadi mellow gini.”

Johnny menegakkan tubuhnya lagi lalu menghadapkan dirinya kearah Ten, kedua lelaki itu sekarang sedang saling menatap, “Gapapa, saya cuma ngerasa sesuatu aneh aja. Saya, boleh peluk kamu?”

Ten sedikit membulatkan matanya, terkejut dengan ucapan yang dilontarkan oleh Johnny. Sebenarnya di chat, ia sering mendapatkan pesan seperti ini. Namun, ini pertama kalinya ia mendengar langsung dari mulut Johnny.

Ten mengangguk kecil, “B-Boleh...”

Johnny memeluk tubuh milik Ten, “Nyaman, saya suka.”

Ten tersenyum dan mengeratkan pelukannya. Ia sudah masa bodo dengan gengsinya, jujur pelukan Johnny sangat nyaman. Ia merasa pulang kembali, kerumah yang memang hanya untuknya.

Tak lama kemudian, Ten merasakan getaran kecil dipelukannya.

“John?”

“Hm?”

“Lo nangis?”

“Aah? Ngga kok.”

“Lo nangis, John.”

“I'm sorry, Ten.”

“Kenapa minta maaf ke gue? Lo ngelakuin kesalahan kah?”

Johnny menggeleng, “Nggak tau, cuma mau minta maaf.”

“DIH MESRA BANGET PELUKAN DUNIA SERASA MILIK SIAPA JE?” Yuta tiba-tiba teriak sambil menunjuk Johnny dan Ten yang masih kaget dengan suara teriakan Yuta.

Jaehyun melanjutkan ucapan Yuta, “SERASA MILIK BERDUA LAAAHH, ASEK UY”

Winwin dan Taeyong yang melihat kelakuan dua anak itu hanya bisa menggeleng, namun tak lupa Winwin sempat memoto Johnny dan Ten yang sedang pelukan sebelum menyuruh Yuta dan Jaehyun merocoki pasangan yang sedang asyik dengan dunianya itu.

Ya memang sebenarnya sebelum itu, Keempat lelaki ini sudah melihat Johnny dan Ten yang sedang saling memeluk, dengan ide milik Yuta yang sangat cemerlang itu, ia menyuruh Winwin untuk memoto kedua lelaki tersebut lalu biarkan Jaehyun dan Yuta merocoki pasangan tersebut.

Taeyong sih, bagian ketawa aja. Habis, perkumpulan ini menurutnya sangat aneh dan luar biasa. Sampai sakit perut Taeyong.

“JAEHYUN YUTA SIALAN!!” Teriak Johnny lalu mengejar Jaehyun dan Yuta yang sedag menggodai dirinya.

Ten berdiri dari duduknya lalu membersihkan pasir yang menempel di pantatnya itu dan berjalan menuju Winwin dan Taeyong yang sedang tertawa melihat Johnny, Jaehyun, dan Yuta yang sedang kejar-kejaran.

“Enak banget pelukannya.” Goda Winwin membuat Ten memukul lengan milik Winwin.